Jadi Dewasa Itu...

 

Hayooo, siapa yang dulu waktu masih kecil pengen cepet-cepet gede? Eh tapi pas udah gede kok malah pengen balik kecil lagi, ya? Percayalah, kamu nggak sendiri. Jujur, aku pribadi juga sering ngerasa kangen sama masa kecil. Apalagi kalau lihat anak-anak kecil yang bisa senyum tanpa beban. Rasanya kayak cuma ngerti seneng-seneng aja gitu. Waktu kecil dulu, setiap lihat orang dewasa selalu ngerasa kalau mereka itu keren, bisa ini-itu, bisa ngelakuin banyak hal. Eh taunya pas sekarang udah gede, justru ngerasa sebaliknya.

Aku pernah tanya ke seseorang, “Kenapa sih kita harus dewasa?”. Terus orang itu jawab pertanyaanku. Begini katanya: “Jadi dewasa itu perjalanan hidup, gabisa dijadiin tuntutan. Jadi orang dewasa itu, kita mau nggak mau harus bisa melakukan banyak hal, bahkan untuk hal-hal yang nggak kita suka. Kita harus bisa tetap senyum di depan orang-orang, kita juga harus tanggung jawab sama apa pun yang udah kita pilih. Memang, jadi anak-anak itu jauh lebih mudah. Tetapi kita juga akan ada di fase harus jadi dewasa. Melalui banyak kejadian, kita dipaksa jadi dewasa. Intinya, lewat pengalaman kamu bakalan kebentuk jadi orang yang dewasa. Kalau belum bisa, berarti pengalamanmu masih kurang banyak dan perjalananmu kurang jauh.”

Damn it! Aku langsung speechless setelah dijawab panjang kayak gitu. Rasanya jadi kayak anak kecil yang habis dinasehatin. Bahkan, kata-katanya masih terngiang-ngiang sampai sekarang. Ternyata bener juga apa yang dibilang, “Pengalaman yang bakal bikin kamu jadi dewasa”. Sekarang aku percaya itu. Kenyataan di kehidupan pun juga begitu. Banyak orang yang sebenarnya belum saatnya jadi dewasa, tetapi keadaan membuatnya jadi dewasa sebelum waktunya. Sebaliknya, nggak sedikit juga orang yang sudah usia dewasa tetapi masih kekanak-kanakan. Itu semua bisa terjadi karena kontrol diri kita sendiri.

So, hal yang jadi poin penting dan bisa aku jadikan pelajaran adalah kita harus siap dengan apapun yang mungkin akan terjadi pada diri kita, entah sekarang, nanti, besok, atau lusa.         

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seperti Ini Cara Pers Dapat Bertahan di Era Globalisasi

Cofas Online? Nggak Kalah Seru Dong!

Jurusan Saintek Tapi Rasa Soshum? Emang Ada?!